Ditinjau dari fungsinya, akuntansi merupakan aktivitas jasa untuk menyediakan informasi keuangan sehingga bisa diambil keputusan.
Ditinjau dari prosesnya, akuntansi merupakan suatu proses identifikasi, pencatatan, pengklasifikasian, pengikhtisaran, dan pelaporan keuangan.
Bidang
·Auditing : Independen untuk melakukan pemeriksaan/pengauditan
·Budgeting : Menaksir anggaran operasi keuangan
·Cost : Menilai biaya-biaya
·Financing : Menyajikan laporan keuangan
·Government : Administrasi keuangan lembaga pemerintahan
·Taxing : Perpajakan
Profesi
Profesi Akuntan diatur di dalam UU No 34 Tahun 1945 Pasal 1 & 2. Gelar Akuntan dibuktikan dengan ijazah akuntan dari perguruan tinggi atau panitia ahli. Profesi akuntan meliputi:
·Akuntan Pemerintah : Akuntan yang bekerja di lembaga pemerintahan
·Akuntan Intern : Akuntan yang bekerja di perusahaan swasta
·Akuntan Publik : Akuntan independen yang bekerja untuk umum
PABU(Prinsip Akuntansi Berterima Umum)
PABU di Indonesia ditetapkan oleh IAI(Ikatan Akuntan Indonesia). Prinsipnya antara lain:
·Entity : Kesatuan usaha, sehingga harta perusahaan terpisah dari harta pemilik modal.
·Going Concern : Kontinuitas, artinya perusahaan akan untung terus dan tak akan bangkrut sehingga akan terus beroperasi.
·Conservatism : Kehati-hatian, menyiapkan kemungkinan terburuk yang akan terjadi.
·Consistency : Konsisten, terhadap aturan yang telah diputuskan.
·Completeness : Kelengkapan, tak ada kejanggalan dan kekurangan.
·Materiality : Cukup Berarti, tidak mengesampingkan angka-angka yang relatif besar
·Understandability: Dapat dimengerti dan dipahami oleh pengguna, komunikatif dan jelas
·Matching : Penandingan pendapatan dengan adanya beban.
·Unit of Measurement: Unit pengukuran dalam currency yang sama.
·Cost history : Sejarah biaya, biaya yang muncul dapat dipertanggungjawabkan penggunannya.
·Revenue Recognition: Pengakuan Pendapatan pada periode terjadinya bukan pada saat kas diterima.
·Period : Periode Akuntansi yang jelas dalam satu siklus akuntansi.
·Objective : Bukti yang objektif.
PDA(Persamaan Dasar Akuntansi)
Harta = Hutang + Modal
Harta adalah kekayaan perusahaan.
Hutang adalah klaim kreditur terhadap harta perusahaan.
Modal adalah klaim pemilik terhadap harta perusahaan. Modal bertambah karena setoran pemilik dan pendapatan perusahaan, tapi berkurang karena pengambilan pemilik dan beban perusahaan.
Pendapatan adalah omzet/penerimaan dari usaha perusahaan baik operasi maupun nonoperasi
Beban adalah biaya yang terjadi untuk menghasilkan pendapatan.
Akun/Rekening
Akun adalah nama yang digunakan untuk memudahkan pengklasifikasian antara harta, hutang, modal, pendapatan, dan beban. Nama akun disertai nomor akun berdasarkan jenisnya sebagai kode untuk memudahkan proses akuntansi. Contoh akun adalah sebagai berikut:
1000Kas
1001Surat Berharga
1002Piutang
Dst…..
Debit dan Kredit
Debit adalah sisi sebelah kiri, sedangkan Kredit adalah sisi sebelah kanan.
Sifat Akun
Harta dan Beban bertambah di sisi Debit, berkurang di sisi Kredit.
Hutang, Modal, dan Pendapatan bertambah di sisi Kredit, berkurang di sisi Debit.
Akun Kontra Harta bertambah sisi Kredit, berkurang di sisi Debit.
Akun Kontra Modal bertambah di sisi Debit, berkurang di sisi Kredit.
Menurut anda, apakah yang disebut dengan prestasi?
Samakah prestasi dengan keberhasilan? Ini adalah penjelasan dari seorang pakar yang saya peroleh ketika mendapatkan pelatihan adikarsa. sebelum menarik suatu simpulan, coba baca sejenak cerita menarik berikut ini.... Cerita pertama, seorang dokter bernama Mugam, mempunyai beberapa pasien penderita darah tinggi. Mereka diobatinya dengan ramuan obat yang ia temukan. Kebetulan, diantara penderita tekanan darah tinggi itu ada beberapa orang yang berkepala botak. Mereka yang berkepala botak tersebut ternyata bisa tumbuh lagi rambutnya, setelah minum ramuan yang diberikan oleh dr. Mugam untuk menyembuhkan tekanan darah tinggi mereka. Dokter Mugam lalu menyimpulkan bahwa ramuan yang ia temukan bisa mengobati kebotakan. Setelah diuji ualng ternyata memang ramuan temuannya tersebut bisa menyembuhkan kebotakan. Nah i have a question: Apakah dr. Mugam BERHASIL menemukan obat untuk menyembuhkan Kebotakan? Apakah dr. Mugam telah BERPRESTASI? Cerita kedua lebih menarik, seorang atlit loncat tinggi uyang biasanya berhasil meloncat setinggi 1.63 m bercita-cita menjuarai pertandingan loncat tinggi dan mengalahkan saingan lamanya yang biasanya mampu meloncat setinggi 1.66 m. Dalam pertandingan tersebut, sang atlit berhasil meloncat setinggi 1.61 m, tetapi saingannya yang sedang menderita flu hanya berhasil meloncat 1.60 m. Si atlit akhirnya menjuarai pertandingan itu. Kalau begitu, Apakah si atlit telah BERPRESTASI? The third story, seorang perenagn yang biasanya perlu waktu 2 menit 11 detik untuk berenang 200 m, ingin mengalahkan saingannya yang biasanya memerlukan waktu 2 menit 7 detik. Perenang ini berlatih keras, dan karenanya pada waktu pertandingan ia berhasil mencatat waktu 2 menit 6 detik. Saingannya ternyat aberhasil mencatat waktu 2 menit 4 detik. Apakah perenang ini telah BERPRESTASI? Oke kan ceritanya... Keberhasilan siapakah yang seharusnya lebih dihargai????? Dokter, Peloncat, ataukah perenang? Tambah satu cerita lagi, ada 3 anak mencoba menabung uang jajannya. Ani yang sehari-harinya mendapat uang jajan sepuluh ribu rupiah berhasil menabung seratus ribu dalam sebulan. Lain halnya Bobby yang sehari-harinya diberi tujuh ribu lima ratus rupiah oleh emaknya, ia berhasil menyisihkan sembilan puluh tujuh ribu rupiah dalam sebulan. anak terakhir, Chandra yang selalu diberi uang jajan lima ribu rupiah, berhasil menabung tujuh puluh lima ribu rupiah. Selanjutnya, dari ketiga anak ini, Keberhasilan siapakah yang seharusnya paling dihargai? Before making decision, let's discuss these question: faktor apakah yang menurut anda paling berperan dalam berbagai keberhasilan yang selama ini pernah anda capai?
usaha sendiri
kemampuan yang anda miliki
kekuatan lain di luar diri anda
pernahkah anda mencapai sesuatu lebih karena nasib baik dari pada karena sungguh-sungguh berusaha?
ya
tidak
pernahkah anda gagal mencapai sesuatu walaupun anda telah sungguh-sungguh berusaha?
ya
tidak
apa yang biasanya anda lakukan bila suatu waktu anda menginginkan sesuatu?
berusaha mencapainya dengan perencanaan dan tindakan
menunggu bila ada nasib baik membantu anda
setujukah anda bahwa ada kalanya suatu keberhasilan lebih banyak bergantung pada nasib baik daripada usaha, dan adakalanya usaha lebih berperan dalam menentukan keberhasilan?
ya
tidak
setujukah anda bahwa ada perristiwa dimana keberhasilan lebih ditentukan oleh kemampuan daripada usaha tetapi adakalanya pula usaha yang lebih menentukan?
ya
tidak
bayangkanlah: suatu saat anda melempar sebuah dadu dan mengharapkan angka yang keleuar adalah angka 6. hal apakah yang akan mempengaruhi keberhasilan anda dalam mencapai harapan tersebut?
usaha yang keras
kemampuan dalam mengendalikan dadu
nasib/kekuatan di luar diri anda
bayangkan bahwa suatu saat waktu anda membeli sebuah undian dan berharap agar anda memenangkan hadiah pertamanya. Hal apakah yang akan mempengaruhi keberhasilan anda dalam mencapai keinginan itu?
usaha yang keras/pertimbangan yang matang ketika memilih nomor undian
kemampuan anda dalam memengaruhi hasil undian
kekuatan di luar diri anda
bayangkan bahwa suatu waktu anda ingin menyelesaikan sebuah pekerjaan sebelum batas waktu tertentu. hal apakah yang akan lebih memengaruhi keberhasilan anda?
usaha yang keras dan sungguh-sungguh
kemampuan yang anda miliki
kekuatan lain di luar diri anda
bayangkan bahwa suatu waktu, anda mencari alamat seoran gteman yang telah lama tanpa kabar berita. Apakah yang akan mempengaruhi keberhasilan anda dalam menemukan alamat tersebut?
usaha yang keras untuk mengumpulkan informasi
keberuntungan dan nasib baik
dalam peristiwa di bawah ini, manakah yang keberhasilannya lebih banyak ditentukan oleh nasib baik?
mengharapkan lemparan dadu menghasilkan angka 6
menamatkan sebuah buku sebelum waktu tertentu
manakah dari dua peristiwa di bawah ini yang menurut anda keberhasilannya dipengaruhi oleh usaha?
memenangkan sebuah undian
mahir memainkan sebuah alat musik
menurut anda apa yang sebaiknya dilakukan seseorang dalam menghadapi peristiwa yang keberhasilannya lebih banyak bergantung pada usaha?
meningkatkan usaha
menyerahkan segala sesuatu kepada kekuatan di luar diri
jika anda mempercayakan seseorang untuk mengerjakan sesuatu bagi anda (misalnya mengantarkan sepucuk surat), siapakah yang akan lebih banyak mempengaruhi keberhasilan penyelesaiann pekerjaan tersebut?
diri anda sendiri
orang yang anda beri kepercayaan
menurut anda, apa yang sebaiknya dilakukan seseorang dalam menghadapi sebuah peristiwa yang keberhasilannya lebih banyak bergantung pada sesuatu di luar diri anda?
meningkatkan usaha
menyerahkan segala sesuatu kepada kekuasaan di luar diri
By the way apa sih konklusinya? PRESTASI, mencapai suatu hasil dengan usaha. KEBERHASILAN, mencapai suatu hasil bisa karena kebetulan. faktor keberhasilan: